Follow � JOGJA
Login
Lupa Password ?
Berita kampus

Pelatihan Kehumasan Bagi Pranata Humas dan Tim Humas UNY


Pelatihan Kehumasan Bagi Pranata Humas dan Tim Humas UNY

Kantor Humas Promosi dan Protokol (KHPP) UNY  menyelanggarakan Pelatihan Kehumasan bagi Tim Humas  Pusat, fakultas, lembaga dan Pranata Humas di lingkungan UNY ,  Kamis (22/3), di Hotel UNY. Pelatihan yang menghadirkan praktisi Etika,  Ir Kray . SM.Anglingkusumo, Spd, M.Eng.,  dan Kepala KHPP, Lena Satlita, MSi, dibuka oleh Warek 2, Sutrisna Wibawa, MPd.

Wakil Rektor 2, dalam sambutannya menegaskan sejakan dengan kemajuan UNY, peran dan fungsi Humas akan terus ditingkatkan dalam mengawal UNY menuju World Class University. Setiap fakultas/lembaga saat ini, sudah memperbaharui tim humasnya,  terbaru Humas untuk ditempatkan di Museum Pendidikan.  Pengkomunikasian ke masyarakat telah dilakukan baik melalui  website UNY, media cetak, media elektronik,  pewara Dinamika, Khabar UNY, belum lagi yang ditingkat fakultas. Sutrisna Wibawa berharap, Tim Humas dapat bekerja sebaik-baiknya untuk  mewujudkan dan memelihara image positif UNY   sehingga bisa seperti yang dicita-citakan.

Sedangkan Ibu Anglingkusumo  menegaskan  karena  pejabat Humas  mencitrakan institusinya, maka harus memahami  etika profesinya, juga etika pergaulan.  Bagaimana etika berbicara dan berkomunikasi, etika menelpon dan menerima telepon, etka menerima tamu dan bertamu, etika  berbusana, etika makan, dan etika lainnya. Dengan pengetahuan ini, seorang Humas akan bisa menempatkan diri  dalam segala situasi, dan tidak perlu kuatir salah   ketika  harus berhadapan dengan bebagai publik, apalagi dengan pejabat yang kedudukannya lebih tinggi. Lanjut Bu Angling, pejabat humas dari fisiknya  harus tampak segar, sehat dan harum, sedangkan dari dalam diri harus selalu berpola pikir positif, ramah, rendah hati, ceria, akrab, pandai bergaul, tidak emosional, dan selalu memberi perhatian pada orang lain.

Dihadapan para ketua Humas  fakultas/lembaga  yang baru menjabat pada tahun 2012 ini, Lena mengatakan  fungsi utama  Humas adalah mengelola image dan reputasi institusi melalui pengelolaan komunikasi dan informasi,  agar dipahami dan didukung oleh publik. Sejalan dengan  telah berlakunya UU No 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), seorang Humas wajib memahami  undang-undang tersebut sehingga ketika mengemas informasi ke publik tidak merugikan masyarakat juga institusinya.

Lena menjelaskan , di dalam undang-undang tersebut, ada 5 jenis informasi publik  yaitu: yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala, yang wajib diumumkan secara serta merta, yang wajib tersedia setiap saat, informasi yang dikecualikan dan yang diperoleh berdasarkan permintaan. “Undang-undang ini jangan dianggap beban bagi kita para Humas, tetapi merupakan suatu tantangan untuk memberikan pelayanan informasi yang lebih baik lagi”, tegasnya.

Lebih lanjut Lena menjelaskan langkah-langkah menuju Humas PT yang profesional, dengan  mewujudkan good will  pimpinan universitas , memupuk pemahaman stakeholder  internal dan eksternal tentang kehumasan PT, menggali potensi kehumasan internal PT,  membangun  dan memperluas networking, mengembangkan dan memelihara relationship, membuka peluang akses informasi  dan mengembangkan sistem manajemen kehumasan yang partisipatif, transparan, dan handal.  Lena berpesan,   karena peran Humas sebagai  komunikator, mediator, image maker , dan harus melayani berbagai pihak, maka Tim Humas diharap terus  melakukan pengembangan diri dan meningkatkan kemampuan komunikasi, kemampuan mengorganisasi, kemampuan untuk mengerti orang lain, dan mempunyai ketulusan hati  dalam menjalankan tugasnya.(uny.ac.id)





Berita Kampus Lainnya