Follow � JOGJA
Login
Lupa Password ?
Opini Anda
21 February 2013

Anak SD Lebih Suka Gurunya Bercerita


Mengajar bukan perkara mudah itulah yang sering diucapkan oleh para guru jika tidak ada niat untuk mengabdi, berbagi dan mengispirasi mengajar sesuatu yang yang sangat sulit untuk dilakukan. Seorang guru SD adalah guru sejati dia tidak hanya mengajar tapi juga belajar sabar dan ikhlas bagaimana tidak dengan tingkah pola anak SD yang masih anak-anak, suka ribut, maunya sendiri, suka bermain dan terkadang malas belajar serta malas mendengarkan gurunya menjelaskan tentang pelajaran. Hal ini sangat berbeda dengan siswa SMP dan SMA yang tingkah polanya mulai teratur. Dalam beberapa kasus ketika penulis mengajar di SD, anak-anak lebih suka ketika suatu masalah / persoalan disajikan dengan cerita, contohnya seperti ini. Ayah Bedul mempunyai permen 2 buah dan Ibu Bedul mempunyai permen 5 buah kemudian permen yang dimiliki Ayah dan Ibu Bedul diberikan kepada Bedul, berapakah permen Bedul ? pertanyaan sederhana namun seperti sebuah kasus dengan realita nyata bandingkan dengan pertanyaan 2 + 5 = berapa ? Dua buah pertanyaan yang sama namun dengan kemasan yang berbeda, hasilnya pasti juga akan berbeda. Bahkan untuk mengajarkan logika mereka soal cerita sangat manjur dan mujarab. Penulis akan memberikan sebuah ilustrasi pertanyaan yang akan memutar logika mereka.

Dono dan Ayah Dono pergi ke Kota naik motor namun ketika dibelokan tajam mereka kecelakaan. Dono luka parah dan Ayahnya meninggal ditempat kemudian mereka dibawa kerumah sakit. Setelah sampai dirumah sakit Dono diperiksa oleh dokter, “Lho inikan anak Saya” kata si dokter. Pertanyaannya siapakah dokter tersebut ?

Penulis yakin jika Anda umurnya diatas 17 tahun setelah membaca pertanyaan diatas butuh beberapa menit untuk menjawabnya. Penulis tidak akan memberitahu jawabannya apa namun pertanyaan diatas ketika penulis tanyakan kepada anak SD kelas mereka hanya membutuhkan 2 detik untuk menjawab dengan benar, bagaimana dengan Anda ?

Baiklah kita akan kembali kepokok permasalahan, apapun permasalahnya ketika disajikan dengan ilustrasi cerita pasti akan mudah dipahami dan mudah dikerjakan oleh anak-anak SD jadi siapapun Anda jika menjadi guru SD berceritalah untuk memahamkan mereka.

Bukan hanya pertanyaan untuk memecahkan persoalan namun game edukatif juga menarik ketika disajikan dalam bentuk cerita walaupun tidak semua game edukatif harus diceritakan tapi setidaknya permasalahan dan problematika yang penulis alami mempunyai dampak positif ketika sebuah masalah diceritakan.

Catatan : Dalam menyajikan pertanyaan penulis menggunakan nama Bedul dan Dono, kenapa ? Jawabannya karena anak-anak SD terlalu monoton seolah-olah ketika sekolah mereka hanya menganal Budi dan Wati. Itu tidak lain dan tidak bukan karena seorang guru tidak mengajarkan kreatif dan imajinatif padahal ada jutaan nama didunia ini termasuk ketika mereka menggambar, tidak perlu penulis ceritakan pasti pembaca tahu apa yang anak-anak SD lakukan ketika mereka disuruh gurunya menggambar.

 


Penulis:


Nama : umar
Alamat : Jl. Bausasran No. 717 Danurejan, Yogyakarta (Asrama Jambi)
Member sejak : 07 January 2013

Opini Lain

Daftar selengkapnya