Follow � JOGJA
Login
Lupa Password ?
Berita Jogja

Berita Utama Kotajogja


Memelihara Sungai Code lewat Komunitas


Memelihara Sungai Code lewat Komunitas

Selepas Asar, dengan pakaian rapi, Totok Pratopo menyambut hangat ketika Media Indonesia berkunjung ke rumahnya di sekitar sepadan Sungai Code, tepatnya di RW 7 Kampung Jetisharjo, Kota Yogyakarta. 

“Ya, baru saja tadi ada studi banding dari Ulan Bator, Mongolia, mungkin semacam Sekdanya,” terang lelaki juga menjabat sebagai Ketua Pemerti Code.

Mereka tertarik melihat Sungai Code karena dinilai kuat di komunitasnya dalam memelihara sungai. Meskipun belum bisa dinilai sukses, karena masih

ada sampah di sana-sini dan beberapa kali diterjang banjir, komunitas di sepadan Sungai code menjadi hal yang menarik buat mereka.

“Mereka (pemerintah Ulan Bator) ingin mengajak masyarakat di Ulan Bator untuk peduli sungai,” paparnya, Jumat (12/4) sore ketika ditemui di rumahnya.

Kunjungan dari luar negeri, Ulan Bator, ke Sungai Code bukanlah yang pertama kalinya. Beberapa kota lain yang pernah mengunjungi Sungai Code, misalnya, Kota Ann Arbor, Michigan, dari Jepang, FIlipina, Thailand, dan Malaysia.

Berbicara tentang komunitas Sungai Code memang tidak bisa dilepaskan dari Totok Pratopo. Ia bercerita, Sungai Code tidak bisa dilepaskan dari

dirinya karena sejak kecil ia hidup dan tumbuh di lingkungan Sungai Code.

Ketika mahasiswa di Fakultas Biologi IKIP Yogyakarta, ia pun memanfaatkan Sungai Code sebagai Laboratorium alamnya. 

 

"Saya melihat ada kemunduran terhadap lingkungan di bantaran Sungai Code," ungkap pria lulusan Fakultas Biologi, IKIP Yogyakarta. (metrotvnews.com) 







Profile Tokoh
Ngatinah - Legenda Gudeg Mercon Jogjakarta

Di usianya yang menginjak 60 tahun, Ngatinah tetap semangat dalam menjalankan bisnisnya yang dia rintis sejak tahun 1992. Wanita kelahiran Boyolali ini layak kita berikan… Selengkapnya