Follow � JOGJA
Login
Lupa Password ?
Berita Jogja

Berita Utama Kotajogja


Angka Perceraian Meningkat, Calon Pengantin Perlu Ikuti Kursus Pranikah


Angka Perceraian Meningkat, Calon Pengantin Perlu Ikuti Kursus Pranikah

Angka perceraian di Indonesia mencapai 10 persen dari angka perkawinan. Data statistik menunjukkan angka perkawinan nasional tiap tahun rata-rata mencapai 2 juta pasang, sehingga suami-istri yang kemudian melakukan perceraian mencapai 200.000 pasangan. Bahkan menurut Ketua Umum Badan Penasehat, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi DIY Prof Dr dr H Soewadi MPH SpKJ, persentase angka perceraian nasional itu cenderung meningkat.

Prof Soewadi mengemukakan berbagai faktor menjadi pemicu terjadinya perceraian. "Salah satu faktor di antaranya adalah kepribadian pasangan suami-istri yang tidak matang sehingga saling tidak bisa mengendalikan diri bila sampai terjadi konflik dalam rumah tangga," katanya saat menjadi narasumber dalam Temu Karya Kursus Pranikah BP4 DIY di ruang rapat Kanwil Kemenag DIY, Senin (7/1).

Soewadi menyatakan BP4 sangat mendukung penyelenggaraan kursus pranikah bagi pasangan calon pengantin sebagaimana diatur dalam Peraturan Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Nomor DJ.II/372 Tahun 2011. Berdasar peraturan tersebut, setiap pasangan calon pengantin perlu mengikuti pembekalan singkat (short course) dalam bentuk kursus pranikah dan parenting. "Dengan mengikuti kursus pranikah, setiap pasangan calon pengantin akan memperoleh bekal yang memadai dalam kehidupan berumah tangga, termasuk masalah yang menyangkut kepribadian dan fungsifungsi keluarga," ujarnya. (kr.co.id)







Profile Tokoh
Ngatinah - Legenda Gudeg Mercon Jogjakarta

Di usianya yang menginjak 60 tahun, Ngatinah tetap semangat dalam menjalankan bisnisnya yang dia rintis sejak tahun 1992. Wanita kelahiran Boyolali ini layak kita berikan… Selengkapnya